“REKONSTRUKSI
PERGERAKAN PEMUDA SEBAGAI
DIRECTOR OF CHANGE
BANGSA”
Oleh:
SIRAJUDDIN
(CP: 085282700636)
Disusun untuk mengikuti kegiatan
LOMBA KARYA TULIS ILMIAH TINGKAT
MAHASISWA
dengan Tema
“GORESAN PERJUANGAN AKADEMISI
DALAM AKTUALISASI INTEGRASI
BANGSA”
Yang diselenggarakan oleh:
DEWAN MAHASISWA
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
MANADO
2013
KATA PENGANTAR
Assalamu alaikum wr. wb.
Dengan
memanjatkan puji syukur atas kehadirat Tuhan yang maha Esa, Allah swt oleh
karena berkat rahmat, taufiq dan hidayahnyalah sehingga Alhamdulillah karya
tulis ilmiah sederhana ini dapat selesai tepat pada waktunya dengan judul “REKONSTRUKSI
PERGERAKAN PEMUDAH SEBAGAI DIRECTOR OF
CHANGE BANGSA”..
Dalam
penyusunan karya tulis ini penulis lebih mengarahkan bagaimana Mahasiswa yang
merupakan bagian dari pemudah memiliki
perang strategis dan tanggung jawab besar untuk kemajuan bangsa. Ini terlihat dalam
sejarah perjuangan bangsa Indonesia, dimana
gerakan mahasiswa seringkali menjadi cikal bakal perjuangan nasional.
Penulis menyadari bahwa Karya Tulis Ilmiah ini terdapat banyak kekurangan
dalam penulisannya, baik dari teknik penulisan, metodologi, maupun
substansinya, sehingga penulis menghimbau masukan dan kritikanya yang bersifat
membangun demi kesempurnaan Karya Tulis Ilmiah ini. Atas perhatiannya, penulis
ucapkan terimakasih.
Wassalamu’alaikum
wr. wb
Manado.25
Oktober 2013
Penulis
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar……………………………………………………………………………
Daftar
isi………………………………………………………………………………......
BAB
I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah……………………………………………………………..……..
B. Rumusan
Masalah ………………………………………………………………….………
C. Manfaat
Penulisan…………………………………………………………………………..
BAB
II PEMBAHASAN
A. Pemudah Memiliki Peran dan Pengaruh
Besar Terhadap Bangsa…………………..
B. Pemudah
Sebagai Director of Change…………………………………..……….....
C. Sosok Pemudah Harapan Bangsa dimasa Yang Akan Datang
…………………......
BAB
III PENUTUP
A. Kesimpulan…………………………………………………………………………………
B. Saran………………………………………………………………………….....................
DAFTAR
PUSTAKA………………………………………………………………………
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Pepatah
mengatakan, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarahnya. maka tatkala kita membahas
peran pemuda dan mahasiswa, tergambar
sejumlah pesan sejarah mengenai posisi yang strategis sebagai Pengerak Penentu
perjalanan perjuangan bangsa-bangsa di dunia dari zaman ke zaman (Lukman
Hakim;2003).
Maka ikrar Sumpah Pemuda yang
telah dikumandangkan sejak tanggal 28 Oktober 1928. Adalah
bukti ide, gagasan dan Pergerakan perjuangan pemudah sudah banyak
berkontribusi dalam membangun bangsa ini mulai dari bidang hukum, sosial, dan
bidang lainnya. Dengan melihat kenyataan tersebut maka Pantaslah disandangkan
bahwa pemudah adalah Director of Change, Pencetus , penggerak dan tulang punggung
negara”. oleh karena itu masa depan negeri ini sangat tergantung padanya. Jika
ia tumbuh dan bekembang dengan baik maka bangsa ini pun kelak menjadi bangsa
yang maju peradabannya.
Namun waktu terus berjalan dan tak akan dapat terulang lagi. Hanya
sejarahlah yang dapat dimintai bantuannya sebagai petunjuk agar kesalahan lalu
tidak terulang kembali. Perkembangan akan nilai-nilai kehidupan, kemajuan teknologi
dan pemikiran manusia pun tumbuh dengan pesatnya. Kita saksikan bagaimana
teknologi mampu membuat dunia ini menjadi tanpa hambatan jarak dan batas.
Ditambah dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi begitu cepat
mengalami pembaharuan. Ditengah-tengah kemajuan teknologi dan peradaban dunia
saat ini kondisi negara kita sedang mengalami penurunan dari berbagai sektor,
baik itu sektor pendidikan, sektor ekonomi, sosial dan sektor lainnya sehingga
mengakibatkan keterpurukan di berbagai sektor vital menghinggapi negeri ini,
krisis di bidang politik, hukum, ekonomi hingga permasalahan moral pun menimpa
bangsa yang mengaku sebagai negara yang beragama ini. Di negeri ini banyak
orang yang lahir, tumbuh sampai ia mati tak pernah sedikit pun ia merasakan
kehidupan dan pekerjaan yang layak baginya. Hasil survei angkatan kerja
nasional Februari 2007 mencatat, jumlah penganggur di Tanah Air sebanyak 10,55
juta orang, atau sekitar 9,75 persen, dan sebanyak 740.206 orang, atau sekitar
7,02 persen tercatat sebagai penganggur dari kalangan yang mengenyam pendidikan
tinggi. Dengan data yang cukup menyedihkan itu seharusnya para pemuda di negeri
ini merasa prihatin dan was-was akan masa depan mereka. Tetapi banyak dari para
pemuda di negeri ini tidak punya orientasi yang jelas mengenai visi hidupnya.
Bagaimana dapat kita saksikan generasi muda saat ini menjadi korban dari era
globalisasi atau budaya negatif dunia barat (victim globalization) yang sarat
akan kehidupan hedonis (keduniawian), pakaian yang menampakan aurat, pergaulan
bebas, dan lainnya. Sifat yang senang akan kekerasan juga telah merasuki jiwa
para pemuda masa kini, sehingga menimbulkan perkelahian dan tawuran.
Jika melihat keadaan para pemuda Indonesia saat ini rasa-rasanya sulit
bagi kita untuk mengidamkan negeri ini menjadi pemimpin peradaban di dunia ini
seperti yang di idam-idamkan oleh kita semua. Mustahil mendapatkan hasil yang
yang lebih baik dengan usaha yang sama dengan sebelumnya. Untuk mengetahui
bagaimana keadaan suatu Negara di masa depan maka lihatlah kehidupan para
pemudanya masa kini. Oleh karena itu sangat perlu untuk mengembalikan dan
memulihkan semangat pergerakan Pemudah saat ini.
B. Rumusan Masalah
1. Sejauh manakah peran pemudah dalam kemajuan bangsa?
2. Mengapa Pemuda sebagai Director of Change Bangsa?
3. Siapakah sosok Pemudah yang menjadi Harapan
Bangsa di masa yang akan datang?
C. Tujuan Penulisan
1. Untuk menambah wawasan tentang
Peranan penting pemudah untuk kemajuan bangsa.
2. Untuk mengubah Paradigma berpikir
bahwa pemudah adalah Direktor of Change Bangsa Bukan agen Perubahan.
3. Untuk mengetahuai sosok pemudah yang menjadi
harapan bangsa dimasa yang akan datang.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pemuda
Memiliki Peran dan Pengaruh Besar Terhadap
Bangsa
Sejarah suatu bangsa selalu dimulai dengan cerita dengan sebuah judul
yang bercerita tentang peran besar para pemuda. Tak peduli apa itu sebuah
revolusi atau sebuah reformasi, maka pemuda selalu menjadi aktor sejarah yang
senantiasa hadir ketika suatu bangsa membutuhkan suatu ide besar dalam
perjuangannya. Ide besar yang muncul dari sebuah inspirasi murni yang keluar
dari akal dan nurani bersih yang di miliki oleh pemuda. Inspirasi besar yang
memunculkan ide-ide besar dan pada akhirnya menghasilkan kinerja-kinerja besar
untuk mengubah arah haluan sejarah suatu bangsa. Mereka tidak hanya memulai
perubahan, tapi juga mengisi perubahan itu dan menuntaskannya. Maka dari itu,
sepertinya wajar jika di katakan bahwa takdir sejarah senantiasa hinggap di
tangan para pemuda.
Ikrar
Sumpah Pemuda telah dikumandangkan sejak tanggal 28 Oktober 1928. Sudah banyak
kontribusi pemuda dalam membangun bangsa ini mulai dari bidang hukum, sosial,
dan bidang lainnya. “Pemuda adalah tulang punggung negara”, kata-kata inilah
yang biasanya sering kita dengar dalam pidato-pidato dalam rangka merayakan
hari sumpah pemuda, oleh karena itu masa depan negeri ini sangat tergantung
padanya. Jika ia tumbuh dan bekembang dengan baik maka bangsa ini pun kelak
menjadi bangsa yang maju peradabannya, dan sebaliknya jika ia tidak mampu
berkembang maka habislah peradaban negeri ini. Di berbagai media massa baik itu
elektronik maupun cetak banyak program yang sengaja dibuat dengan mengambil
daya tarik kaula muda. Sosok pemuda merupakan ikon yang memiliki nilai
komersial tinggi dikarenakan senantiasa energik, lincah dan kreatif serta
sedang berada dalam fase fisik kesempurnaannya. Pemuda selalu memiliki kekhasan
dalam karakternya yang bersifat dinamis, mudah belajar dan beradaptasi dengan
lingkungannya. Sosok-sosok pemuda yang sering dimunculkan pada media khususnya
televisi adalah figur-figur yang mudah bergaul, modis, glamour, dan memilki
pesona wajah yang indah untuk dilihat. Kehidupannya pun lurus dan lancar saja
tanpa ada kendala apalagi halang rintang. Hari-harinya dipenuhi dengan
senang-senang dan bercanda dengan sesamanya. Seolah-olah apa yang dimunculkan
kepada mayarakat luas adalah mencerminkan kehidupan riil dari kaula muda di
Indonesia.
Jika kita mengigat masa lalu dalam sejarah kebangkitan Indonesia menuju
negara yang merdeka dari penjajahan, dapat kita saksikan tokoh-tokoh pemuda
mampu melakukan sebuah perjuangan yang luar biasa. Tokoh-tokoh pemuda pada
waktu itu mampu menyatukan diri dengan pemuda-pemuda di daerah lainnya dalam
Sumpah Pemuda sebagai upaya mempersatukan bangsa ini. Meskipun mereka
dipisahkan oleh suku, agama, dan bahasa, tetapi itu bukanlah penghalang. Dapat
kita saksikan pula bagaimana seorang Soekarno mampu menjadi proklamator
sekaligus pemimpin di negeri ini ketika beliau masih berusia muda.
Kita tentu ingat perkataan beliau, “Berikan padaku10 orang pemuda,
niscaya aku akan mengguncangkan dunia”. Disinilah letak keyakinan bahwa pemuda
memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi pilar-pilar pembangunan sebuah
negara. Jika para generasi muda itu dipersiapkan dengan pembinaan yang
membuatnya tumbuh besar maka ia kelak akan menjadi insan-insan pengukir
prestasi dalam sejarah peradaban negeri ini, sebaliknya jika ia diperlakukan
biasa saja bahkan dibuat tidak pernah berpikir mandiri maka ia hanya akan membebani
bangsa ini.
B.
Pemudah
Sebagai Director of Change
Director Berasal dari bahasa Inggris yang artinya Direktur, sedangkan Direktur
dalam kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai orang yg bertugas
memberikan bimbingan melalui pengarahan, nasihat, bantuan, penerangan, atau
bisa juga dikatakan pencetus. Dengan mengetahui bahwa pemudah memiliki peranan
dan pengaruh penting terhadap nasib
bangsa kedepannya, maka seorang Pemudah dan Mahasiswa harus menjadi lokomotif
penggerak ditengah-tengah masyarakat nantinya.
1.
Pergerakan
Pemudah masa Dahulu
Bangsa Indonesia disadarkan bahwa untuk dapat mencapai kemerdekaan,
seharusnnya ada persatuan dan perasaan senasib yang melandasi perlawanan
terhadap penjajah. Setelah dipelopori Budi Utomo sebagai organisasi kebangsaan
pertama, bermunculanlah sekian banyak organisasi kebangsaan lainnya.
Muhammadiyah, NU, Serikat Dagang Indonesia, Taman Siswa, sampai dengan PNI
sebagai partai pertama yang dimiliki bangsa ini adalah contohnya. Kesemuanya
memiliki orientasi dan cita-cita yang sama, persatuan dan kemerdekaan Bangsa
Indonesia. Sampai pada hari yang sangat menentukan bagi masa depan Bangsa
Indonesia, 28 Oktober 1928 Kongres Pemuda II diselenggarakan di Jakarta.
Kongres ini setidaknya menghasilkan tiga poin penting, yakni kesadaran
berbangsa Indonesia, bertanah air Indonesia, dan berbahasa nasional, Bahasa
Indonesia. Inilah momen dimana semangat nasionalisme dikobarkan dan sedikit
demi sedikit perasaan kedaerahan yang berlebihan dikikis dan diminimalkan.
Inilah akselerator perjuangan perlawanan terhadap penjajah yang akhirnya
mencapai titik kulminasinya melalui proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tahun
1945. Inilah keadaan pemuda pada zaman pergerakan, hampir satu abad yang silam.
2.
Pergerakan
pemuda masa kini
Derasnya arus Globalisasi sekarang ini ternyata mempengaruhi Perkembangan
akan nilai-nilai kehidupan. Kemajuan teknologi dan pemikiran manusia pun tumbuh
dengan pesatnya, realita yang kita saksikan bagaimana teknologi mampu membuat
dunia ini menjadi tanpa hambatan jarak dan batas. Ditambah dengan perkembangan
teknologi komunikasi dan informasi begitu cepat mengalami pembaharuan.
Ditengah-tengah kemajuan teknologi dan peradaban dunia saat ini kondisi negara
kita sedang mengalami penurunan dari berbagai sektor, baik itu sektor
pendidikan, sektor ekonomi, sosial dan sektor lainnya sehingga mengakibatkan
keterpurukan di berbagai sektor vital menghinggapi negeri ini, krisis di bidang
politik, hukum, ekonomi hingga permasalahan moral pun menimpa bangsa ini. Lebih
Parahnya lagi dampak negatif arus globalisasi tersebut ternyata justru di
adopsi oleh para pemudah kita. Maka hanya sejarahlah yang dapat dimintai
bantuannya sebagai petunjuk agar kesalahan lalu tidak terulang kembali.
Oleh karena itu sangat perlu Rekonstruksi semangat pergerakan pemudah dan
mahasiswa saat ini dengan berkaca pada sejarah kaum pemuda dahulu. Pergerakan
pemudah tidaklah semua identik dengan harus turun dijalan untuk meneriakkan
perubahan, tetapi dengan menyadari dan memahami hakikat serta tanggung jawab
kita sebagai Pemudah yang harus menjadi Direktur atau pencetus, pengarah dan
motor penggerak ditengah masyarakat, maka kita akan lebih optimis akan kemajuan
Bangsa kedepannya.
Mahasiswa yang merupakan bagian dari pemudah Apabila menyadari tugas dan
tanggung jawabnya, maka ini akan menjadi perubahan yang luar biasa. Contoh :
a. Mahasiswa
jurusan Hukum, belajar sungguh-sungguh sehingga nantinya bisa menjadi Direktur
atau pencetus bagaimana melahirkan tatanan hukum yang adil dan bermartabat.
b. Mahasiswa
jurusan Sosial politik, belajar sungguh-sungguh sehingga nantinya bisa menjadi
Direktur atau pencetus bagaimana melahirkan tatanan politik yang baik untuk
kemajuan bangsa.
c. Mahasiswa
kedokteran bagaimana mengobati dan menemukan obat baru untuk kesehatan masyarakat.
d. Mahasiswa
teknik menjadi Direktur atau pencetus bagaimana manata dan memperkokoh nantinya bangsa dari segi bangunan infrastruktur.
e. Mahasiswa
Keguruan Menjadi Direktur atau pencetus bagaimana mendidik anak-anak bangsa
menjadi calon pemimpin masa depan.
Ini adalah suatu gerakan yang begitu luar biasa manakala semua saling
bahu-membahu antar pemuda serta semua kompenen bangsa.
C.
Sosok Pemudah Harapan Bangsa Dimasa Yang
Akan Datang.
Menjadi
sosok seorang pemudah harapan bangsa adalah pemuda yang berusaha menjadi
seorang Director of Change bangsa namun tidaklah gampang karena memiliki beberapa kriteria, sekiranya ada 4
kriteria yang harus dimiliki yaitu:
1.
Berjiwa
spiritualis.
Maksudnya,
setiap tingkah lakunya di jalankan dengan penuh kehati-hatian dan ketaqwaan
kepada sang pencipta. Ia tidak berani menyia-nyiakan masa mudanya dengan
aktivitas keduniawian yang melalaikan. Ia menyadari dirinya telah dianugerahi
akal yang luar biasa untuk berpikir sehingga selalu memberdayakan akal itu
menjadi sebuah kreatifitas yang berwujud karya dan prestasi. Rasa syukur atas
nikmat Tuhan itu yang selalu mengiringi langkahnya. Sikap spiritualis merupakan
pondasi dasar dari kepribadian manusia. Pemuda-pemuda Indonesia haruslah memiliki
pondasi dasar itu, yaitu berupa kepribadian yang taqwa, santun dan bersahabat.
2.
Berintelektualitas tinggi
Memiliki kapasitas untuk mampu memiliki daya saing
dengan pemuda lainnya terlebih dengan bangsa lain. Hari-harinya dipenuhi dengan
aktifitas mencari ilmu, ia tidak pernah terpuaskan dengan apa yang diperolehnya
hari ini. Bahkan ia merasa dirinya masih sangat kekurangan ilmu, sehingga ia
selalu mencari jalan bagaimana agar dirinya memperoleh pengetahuan baru tiap
harinya. Oleh karena itu perbaikan dan pembangunan sektor pendidikan di negeri
ini harus di prioritaskan agar sumber daya manusia kita kelak menjadi yang
profesional, sesuai bidang keilmuannya dan memiliki kemampuan membawa bangsa
dan Negara ini ke arah peradaban teknologi dunia.
3.
Berpikir
visioner
Mau berpikir jauh ke arah masa depan, ia mampu
menjadi pionir bagi pemuda-pemuda lain dalam bergerak. Dalam berinteraksi
dengan lingkungannya senantiasa memiliki ide-ide inovatif dan brilian untuk
diterapkan. Ilmu yang dimilikinya membuat ia mampu berpikir strategis
merencanakan masa depannya. Ia tidak terjebak oleh bayang-bayang masa lalunya,
dengan segera ia menjadikan masa lalu sebagai pelajaran berharga yang tidak
akan terulang kembali olehnya. Visi hidup mutlak diperlukan oleh para pemuda Indonesia
jika ingin memperoleh masa depan gemilang. Karena dengan visi itu ia akan
membuat langkah-langkah yang sistematis tidak asal mengalir saja.
4.
Berkarakter kuat
Pemuda yang memiliki kepribadian yang
tidak mudah mengeluh, tidak gampang menyerah dan pantang menjadi beban bagi
orang lain. Kehidupannya ia jalani dengan penuh kesederhanaan meskipun ia mampu
melakukan lebih. Membangun karakter kuat itu haruslah dimulai dari sebuah
kebiasaan yang positif dan mau keluar dari kondisi nyaman. Mereka yang tidak mau
merubah usahanya maka akan memperoleh hasil yang sama saja dengan sebelumnya.
Bagi yang memiliki kepribadian kuat dalam dirinya ia akan berusaha mewujudkan
cita-citanya dengan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya dan usaha yang
dilakukan adalah maksimal (100%) tidak setengah-setengah. Kemauan itu tertanam
dalam dirinya sehingga tidak ada yang mampu menggoyahkan jalan kehidupannya.
Karakter ini yang harus ditumbuh kembangkan kepada generasi muda Indonesia hari
ini. Diharapkan dengan menyadari keadaan Indonesia yang sedang berada dalam
keterpurukan saat ini, para pemuda tergerak menjadi berpikir kritis dan
bertindak solutif terhadap permasalahan Negari saat ini. Sehingga setiap detik
dalam aktifitas kehidupannya menjadi sesuatu hal yang bermanfaat.
Kriteria-kriteria tersebut harus dipupuk dan dibina
sedini mungkin sehingga benar-benar dapat menghasilkan Pemudah Director of
Change Bangsa dimasa yang akan datang.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Berdasarkan seluruh pembahasan dan pengertian dalam Karya Tulis Ilmiah
ini, maka dapat dirumuskan beberapa kesimpulan:
1.
Sejarah telah menorehkan dengan tinta emas, bahwa
pemuda khususnya mahasiswa selalu berperan dalam perubahan di negeri kita,
berbagai peristiwa besar di dunia selalu identik dengan peran mahasiswa
didalamnya.
2.
Pemudah memiliki Peran dan pengaruh besar untuk
kemajuan bangsa kedepannya.
3.
Pemudah adalah Director of Change Bangsa, yang harus
menjadi pencetus, pengarah, dan motor penggerak untuk kemajuan bangsa.
4.
Jadi, untuk menjadi seorang pemudah Director of change
bangsa sekiranya ada 4 kriteria yang harus dimiliki yaitu: Berjiwa spritualis,
Berintelektualitas yang tinggi, Berpikir visioner dan berkarater kuat.
B.
Saran
Pepatah
mengatakan, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarahnya.
Maka dengan mengenal dan mengingat kembali sejarah yang telah ditorehkan oleh
kaum pemuda sebelumnnya, mudah-mudahan membuat semangat kaum pemudah hari ini
pulih sedia kala untuk berkobar kembali dan bisa menjadi Director of Change
Bangsa demi kejayaan Indonesia kedepannya, kerana kalau bukan kita siapa lagi
dan kalau bukan hari ini kapan lagi.
DAFTAR PUSTAKA
Hakam.Arifin. KARYA TULIS “USAHA MENCIPTAKAN GENERASI MUDA YA20NG TANGGUH” _
arifinhakam.ht.( diakses tanggal 20 oktober 2013).
(Tanpa nama).Karya tulis ilmiah”pemudah yang cermat”.2012.
http://mtsghoji.blogspot.com/2012/11/karya-tulis-ilmiah-yang-berjudul-pemuda.html.(
diakses tanggal 20 oktober 2013).
Demoffy.andie. Rekonstruksi
Gerakan Pemuda dalam Upaya Mengembalikan Masa Depan Bangsa _ andie demoffy.htm.
.( diakses tanggal 19 oktober 2013).
Japar.apep. SISTEMATIKA
PENULISAN KARYA ILMIAH.2013. new SISTEMATIKA PENULISAN
KARYA ILMIAH.htm( diakses tanggal 19 oktober 2013).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar